Minggu, 13 Januari 2013

IMK dalam aspek ergonomi



BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar belakang masalah
            Komputer merupakan suatu mesin yang dibuat untuk membantu kehidupan manusia untuk semua bidang, seperti perbankan, transportasi, pendidikan, pemerintahan, perdagangan, militer dan sebagainya.
            Waktu kita menggunakan komputer, tanpa kita sadari kita sedang melakukan dialog dengan komputer dan waktu kita memberikan perintah kepada komputer maka kita akan melihat hsil dari perintah tersebut di layar komputer.
            Perkembangan teknologi hardware maupun software semakin hari semakin cepat dan sulit diprediksi. Meski pada hakekatnya komputer adalah mesin yang sangat bodoh, namun manusia mampu membuatnya menjadi begitu cerdas. Untuk membuat komputer menjadi cerdas, manusia harus tau bagaimana membuat intruksi atau perintah yang dimengerti oleh komputer.
            Komunikasi atau interaksi diantara pengguna dan sistem komputer sering kali tidak sesuai dengan yang kita harapkan. Misalnya lingkungan kerja yang tidak nyaman. Ketidaknyamanan ini bisa desebabkan hal antara lain dari bentuk fisik seperti meja dan kursi kerja, layar tampilan, bentuk papan tulis, pengaturan lampu, kebersihan tempat kerja, dan beberapa aspek yang lain.
            Dsri uraian di atas maka interaksi manusia dan komputer harus melibatkan aspek. Antara lain sosial psikologi, linguistik, cognitif, ergonomi, antropologi, sosiologi dan sebagainya.

B.     Rumusan masalah
            Berdasarkan latar belakang masalah di atas maka penulis menfokuskan saja dalam pembahasan aspek ergonomi dalam kaitannya dengan interaksi manusia dan komputer.  
            Faktor ini berhubungan dengan aspek fisik untuk mendapatkan lingkungan kerja yang nyaman. Letak meja, kursi, monitor, mouse, posisi duduk dan berbagai aspek lain sangat berpengaruh terhadap interaksi manusia dan komputer yang digunakan.

C.     Tujuan penulisan
1.Untuk mengetahui aspek-aspek yang mendukung interaksi manusia dan komputer khususnya aspek ergonomi
2.Untuk mengetahui hubungan antara interaksi manusia dan komputer dengan aspek ergonomi.
3.Untuk mengetahui bagaimana mendapatkan kenyamanan kerja pada saat berinteraksi dengan komputer.

D.    Manfaat penulisan
            Dengan tujuan yang telah dirumuskan di atas maka diharapkan dapat bermanfaat bagi siapa yang berinteraksi dengan komputer sehingga :
1.Lebih baik dalam mengerjakan tugasnya
2.Lebih sehat
3.Meningkatkan kepuasan kerja
4.Lebih produktif












BAB II
HUBUNGAN ANTARA IMK DENGAN
 ASPEK ERGONOMI

A.    Pengertian ergonomi
·         Suatu bidang studi yang mencari atau menangani design peralatan dan tugas-tugas yang cocok dengan kapabilitas manusia dan limitnya
·         Faktor kenyamanan kerja
·         Ramah penggunaan di segala tempat dan bidang

B.     Keuntungan penerapan ergonomi bagi pekerja
·         Lebih baik dalam mengerjakan tugasnya
·         Lebih sehat
·         Meningkatkan kepuasan kerja
·         Lebih produktif

C.     Aspek ergonomi
·         Sistem komputer misalnya monitor, CPU, keyboard, mouse, dll
·         Alat  yang digunakan, misalnya: kursi, meja
·         Keselamatan kerja
·         Kenyamanan dalam bekerja

D.    Prinsip-prinsip ergonomi
·         Jadikan segala sesuatu mudah untuk dikerjakan
·         Bekerja dengan tinggi yang sesuai
·         Bekerja dengan postur yang sesuai
·         Mengurangi pengeluaran tenaga yang berlebihan
·         Meminimalkan keletihan
·         Memberi jarak ruang dan akses
·         Meminimalkan contact stress
·         Menciptkan lingkungan yang menyenangkan
Kesehatan dan keselamatan kerja,adalah suatu aspek yang harus pertama kali menjadi perhatian setiap melakukan kegiatan apapun, termasuk ketika bekerja dengan komputer. Penelitian telah mengungkapkan bahwa bekerja dengan komputer dapat menyebabkan gangguan kesehatan bahkan keselamatan. Oleh karena itu, K3 merupakan aspek yang harus menjadi perhatian apabila bekerja dengan komputer.
Penelitian yang sudah dilakukan menyimpulkan bahwa pengguna komputer dapat menferita nyeri kepala, nyeri otot, dan tulang terutama bahu, pergelangan tangan, leher,punggung, dan pinggang bawah. Selain itu, pengguna komputer juga masih dapat terserang penyakit lain seperti kesemutan, badan bengkak, anggota badan kaku, sakit ginjal, mata merah, berair, nyeri, dan bahkan gangguan penglihatan.
Posisi tubuh, posisi peralatan komputer, pencahayaan ruangan , dan kondisi lingkungan sangat mempengaruhi kesehatan, keselamatan, dan kenyamanan saat bekerja dengan komputer.
Dari sisi keselamatan kerja, harus menyadari bahwa komputer yang digunakan dihubungkan dengan listrik yang mempunyai tegangan tinggi. Maka dengan itu harus berusaha mencegah terjadinya resiko tersengat listrik. Untuk itu harus mengatur kabel-kabel listrik sedemikian rupa sehingga terhindar dari sengatan listrik, juga harus memperhatikan  kabel-kabel dari kemunngkinan terjadinya arus pendek yang dapat menyebabkan kebakaran dan rusaknya peralatan komputer.
Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk terhindar resiko bekerja dengan komputer adalah sebagai berikut :
1.      Aturlah posisi tubuh saat bekerja dengan komputer sehingga merasa nyaman
2.      Aturlah posisi perangkat komputer dan ruangan sehingga memberi rasa nyaman
3.      Makan, minum dan istrirahat yang cukup.
4.      Sesekali gerakkanlah badan untuk mengurangi ketegangan otot dan pikiran.
5.      Sesekali alihkan pandangan ke luar ruangan untuk relaksasi mata

E.     Mengatur posisi tubuh
Bahwa posisi tubuh saat bekerja dengan komputer sangat berpengaruh pada kesehatan. Dengan mengetahui posisi tubuh yang memenuhi syarat K3, maka dapat mengatur posisi komputer dan penunjang agar dapat memberikan rasa nyaman.

1.      Posisi kepala dan leher
Pada saat bekerja  dengan komputer , posisi kepala dan leher harus tegak dengan wajah menghadap langsung kelayar monitor. Leher tidak boleh membungkuk atau mengadah karena hal ini dapat menyebabkan sakit pada leher.
2.      Posisi punggung
Posisi punggung yang baik saat menggunakan komputer adalah posisi punggung yang tegak, tidak miring ke kiri atau kekanan, tidak membungkuk dan tidak bersandar terlalu miring ke belakang. Untuk mendapatkan posisi punggung yang baik, seharusnya ditunjang dengan tempat duduk yang baik dan nyaman.
3.      Posisi pundak
Posisi pundak yang baik adalah posisi pundak yang tidak terlalu terangkat dan tidak terlalu kebawah. Bila otot-otot di bahu masih tegang, ini berarti posisi pundak belum benar.
4.      Posisi lengan dan siku
Posisi lengan yang baik adalah apabila dapat mengetik dan menggunakan mouse yang nyaman. Masing-masing orang mempunyai posisi nyaman tersendiri. Posisi lengan yang baik adalah bila tangan berada disamping badan, dan siku membentuk sudut yang lebih besar dari 90 derajat.
5.      Posisi kaki
Pada saat bekerja dengan komputer, kaki harus dapat diletakkan dilantai atau sandaran kaki dengan seluruh telapak kaki menyentuh lantai dan siku yang membentuk sudut tidak kurang dari 90 derajat.

F.      Monitor
Monitor komputer pada umumnya menggunakan tabung gambar (CRT) yang dapat memancarkan intensitas cahaya cukup tinggi untuk diterima oleh manusia. Oleh karena itu, bagian dari perangkat ini harus memiliki layar anti radiasi, agar mata terhindar dari kerusakan.
Untuk mengurangi keluhan pada mata,ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.
1.      Letakkan monitor sedemikian rupa diruangan sehingga layar monitor tidak memantulkan cahaya dari sumber cahaya lain.
2.      Letakkan monitor lebih rendah dari garis horizontal mata, agar tidak mengadah atau menunduk.
3.      Aturlah cahaya monitor agar tidak terlalu terang dan gelap.
4.      Sering-seringlah mengedipkan mata untuk menjaga mata tidak kering, sesekali memandang jauh keluar ruangan.
G.    CPU (central processing unit)
Bagian dari perangkat komputer ini tidak boleh langsung bersentuhan dengan tangan (basah) karena aliran listrik yang ada pada CPU dapat menyengat manusia.
1.      Tangan yang basah baik air atau keringat tidak boleh langsung bersentuhan dengan CPU.
2.      Aliran listrik yang ada pada CPU dapat menimbulkan sengatan.
H.    Kabel komputer  
Bagian dari perangkat komputer ini harus dihindari dari air,karena dapat menyebabkan hubungan singkat(korsleting).hubungan singkat ini dapat mengakibatkan kebakaran.
I.       Keyboard 
Penelitian menunjukkan bahwa posisi keyboard merupakan salah satu faktor penyebab nyeri otot dan persendian.penyebab nyeri otot dan tulang yang disebabkan oleh keyboard adalah penggunaan jari-jari tertentu saja dalam waktu lama.
Hindari tumpahnya air pada keyboard yang dapat menyebabkan :
a.       Keyboard hang / rusak
b.      Keyboard berlumut kekuning-kuningan dan tidak indah
c.       Hubungan singkat

J.       Menggunakan komputer dengan posisi yang benar
Berikut merupakan petunjuk sederhana dalam menggunakan komputer agar terhindar dari bahaya yang tidak diinginkan.
1.      Pandangan mata
Untuk mengurangi rasa sakit pada mata akibat pandangan fokus ke layar monitor harus memiliki layar anti silau (filter screen) atau memakai kacamata berwarna.
2.      Posisi tubuh/posisi duduk
·         Posisi tubuh kurang tepat membuat kurang nyaman
·         Posisi kaki dapat menyanggah lantai
·         Siku dan lutut membentuk sudut 90 derajat
·         Duduk tegak
·         Keyboard sama tinggi dengan siku agar gerakan tangan dan jemari dapat mengurangi ketegangan otot dan persendian
3.      Letak pergelangan tangan, jemari tangan dan lengan
·         Pastikan pergelangan tangan, jemari tangan dan lengan dalam keadaan santai, tidak melengkung dan tegang
·         Letak posisi yang benar dapat terhindar dari penyakit radang sendi
4.      Beristirahat
Beristirahat selama 10 menit setelah bekerja 1 jam di depan komputer agar mata dan organ tubuh lainnya juga beristirahat.

K.    Menggunakan komputer dengan prosedur yang benar
Langkah-langkah yang harus dilakukan dalam menghidupkan komputer adalah sebagai berikut :
1.      Sambungkan semua kabel yang terhubung dengan perangkat komputer.
2.      Aktifkan CPU dengan menekan tombol yang ada pada monitor.
3.      Aktifkan monitor dengan menekan tombol yang ada pada monitor.
4.      Tunggu sampai layar monitor menampilkan tampilan desktop, lakukan perintah sesuai dengan yang diinginkan.

L.     Ruangan
1.      Ruangan yang bersih juga sangat mempengaruhi kenyamanan bekerja
2.      Gunakan ruangan yang ideal untuk bekerja.


M.   Pencahayaan
Tujuan perancangan pencahayaan :
·         Menghindarkan user dari cahaya terang langsung atau pantulannya
·         Memperoleh keseimbangan antara kecerahan layar tampilan dan kecerahan yang ada di depan user
·         Menghindari cahaya langsung atau pantulan yang langsung mengenai layar tampilan
·         Memberikan keyakinan bahwa ada pencahayaan yang cukup untuk pekerjaan yang tidak menggunakan layar tampilan

N.    Sumber cahaya
·         Cahaya langsung, yang berasal dari :
ü  Matahari yang menerobos masuk lewat jendela
ü  Sumber cahaya buatan, misalnya bola lampu
·         Cahaya tidak langsung, yang dipantulkan oleh :
ü  Tembok atau partisi
ü  Langit-langit rumah atau plafon
ü  Lantai rumah
ü  Bahan yang ada disekitar layar tampilan
ü  Bagian atas dari meja yang digunakan

O.    Suhu udara
ü  Komputer yang dihidupkan dalam waktu yang lama akan menghasilkan panas sehingga akan mempengaruhi suhu ruangan.
ü  Panas yang berlebihan ini akan berpengaruh secara negatif pada kinerja operator dan komputer
ü  Untuk itu diperlukan peralatan lain untuk menetralisir suhu yang tinggi tersebut

P.      Gangguan suara
·         Dapat berasal dari : suara AC, komputer, manusia, suara speaker, atau peralatan lainnya
·         Gangguan ini akan nampak jika suara yang terjadi relatif besar bagi user
·         Akibatnya : user akan merasa terganggu, stress dan konsentrasinya menurun
·         Cara mengatasinya yaitu memasang peredam suara

Demikian uraian singkat tentang aspek ergonomik atau faktor kenyamanan kerja dengan interaksi manusia dan komputer yang ternyata mempunyai pengaruh yang nyata dalam hal peningkatan maupun penurunan efisiensi dan efektifitas kerja.

























PENUTUP

A.    KESIMPULAN
1.      Aspek ergonomi atau faktor kenyamanan kerja dengan interaksi manusia dan komputer ternyata mempunyai pengaruh yang nyata dalam hal peningkatan maupun penurunan efisiensi dan efektifitas kerja.
2.      Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk terhindar dari resiko bekerja dengan komuter adalah :
a.       Aturlah posisi tubuh saat bekerja dengan komputer sehingga merasa aman
b.      Aturlah posisi perangkat dan ruangan sehingga memberi rasa nyaman
c.       Makan, minum dan istirahat yang cukup
d.      Sesekali gerakkanlah badan untuk mengurangi ketegangan oto dan pikiran
e.       Sesekali alihkan pandangan ke luar ruangan untuk relaksasi mata

B.     SARAN
Bagi para pengguna komputer harap memperhatikan keselamatan kerja pada saat berinteraksi dengan komputer.


1 komentar: